Tampilkan postingan dengan label Pemrograman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemrograman. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Desember 2013

Memulai Program “Hello World” Menggunakan Visual Basic 2010



Assalamu’alaikum, Selamat tengah malam buat Agan dan Aganwati yang lagi begadang untuk nyari tugas hehehe.. :D, kali ini blog Cyber-History32 akan memposting tentang Program “Hello World” Menggunakan Visual Basic 2010. Langsung ke saja ke TKPnya..

1.      Pertama, buka program Visual Basic 2010nya..



2.      Kemudian klik “New Project..”
3.      Kemudian muncul macam-macam jenisnya, kita pilih “Console Application”. Untuk sebelumnya sebagian besar dari postingan di blog ini akan memilih jenis Console Application. Mungkin untuk yang lainnya hanya sedikit hehe.. Maaf ya sebelumnya.. :D. Kemudian untuk nama projectnya kita beri nama HelloWorld.



4.      Kemudian Pilih “OK”
5.      Kemudian muncul untuk tampilan scriptnya



6.      Kemudian kita ketikkan :

Console.WriteLine(“Hello World!”)
Console.ReadLine()

Kita taruh di antara Sub Main() dan End Sub sehingga menjadi begini :



7.      Kemudian kita jalankan atau di Run menggunakan tombol play atau kita tekan F5. SS untuk toolbarnya..





Nah.. udah jadi kan.. gampang kan? Untuk tulisan Hello World! bisa kalian ubah sesuka hati kalian.. sekian dari saya.. Wassalamu’alaikum Wr. Wb

#Salam_Super

Rabu, 18 September 2013

Pengertian Basis Data

Basis Data Berasal Dari Kata
  • Basis = markas / gudang / tempat bersarang / tempat berkumpul
  • Data = representasi dari fakta dunia yang mewakili suatu obyek (manusia, barang, peristiwa, keadaan dsb) yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya
Definisi Basis Data (secara istilah)
  • Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah
  • Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redendancy) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan
  • Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam penyimpanan tertentu
 Tujuan Penggunaan Basis Data
  • Kecepatan dan Kemudahan (Speed) -> agar pengguna basis data bisa : Menyimpan data, melakukan perubahan/manipulasi terhadap data & menampilkan kembali data.
    Dengan lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan cara biasa (baik manual ataupun elektronis)
  • Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space)
    Dengan basis data kita mampu melakukan penekanan jumlah redudansi (pengulangan) data, baik dengan menerapkan sejumlah pengkodean atau dengan membuat relasi-relasi (dalam bentuk file) antara kelompok data yang saling berhubungan.
  • Keakuratan (Accuracy)Agar data sesuai dengan aturan dan batasan tertentu dengan cara memanfaatkan pengkodean atau pembentukan relasi antar data bersama dengan penerapan aturan/batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data dsb.
  • Ketersediaan (Availability)Data yang sudah tidak dipakai/kadaluarsa dipisahkan dari sistem database yang sedang aktif baik dengan cara penghapusan atau memindahkannya ke media backup untuk menghemat ruang penyimpanan. di sisi lain, juga dilakukan pemanfaatan teknologi jaringan komputer agar data yang berada di suatu lokasi/cabang data juga diakses oleh lokasi/cabang lainnya.
  • Kelengkapan (Completeness)
    Agar data yang dikelola senantiasa lengkap baik relatif terhadap kebutuhan pemakai maupun terhadap waktu. Untuk itu tidak juga melakukan perubahan struktur pada basis data (jika perlu) baik menambah field pada tabel ataupun bahkan menambah tabel baru.
  • Keamanan (Security)Walaupun tidak semua sistem basis data menerapkannya, keamanan dalam penggunaan basis data diperlakukan pada sistem yang besar dan serius. Dengan penerapan ini, setiap pengguna dibedakan hak akesnya; yakni ditentukan obyek-obyek mana saja yang bisa diakses dan proses apa saja yang bisa dia lakukan.
  • Kebersamaan (Sharability)Agar data yang dikelola oleh sistem mendukung lingkungan multiuser (banyak pemakai) dengan menjaga / menghindari munculnya probloem baru seperti inkonsistensi data (karena terjadi perubahan data yang dilakukan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan) atau kondisi deadlock (karena ada banyak pemakai yang saling menunggu untuk menggunakan data).
Komponen Sistem Basis Data
  • Perangkat keras (hardware) 
  • Sistem Operasi (operating system)
  • Basis Data (database)
  • Sistem Pengelola Basis Data (Database Management system/DBMS) Contoh : Ms Access, Foxpro, Oracle, dll
  • Pemakai (user)
  • Aplikasi (software) lain yang mendukung (bersifat opsional). contoh : Visual Basic

Sabtu, 27 Juli 2013

Menjalan Aplikasi Web PHP dengan PHPTriad

PHPTriad merupakan salah satu paket yang digunakan untuk menjalankan PHP. PHPTriad terdiri dari beberapa tool yang digunakan agar palikasi program web yang dibuat dengan PHP bisa berjalan, PHPTriad terdiri dari :

1. Web Server Apache
2. Modul PHP
3. Database Server MySQL
4. PHPMyAdmin.

Menginstal PHPTriad (bold)

1. Jalankan Installer PHPTriad. PErtama kalinya anda akan dihadapkan pada "License Agrement", klik "I Agree".

 
2. Setelah itu semua proses instalasi berjalan secara otomatis, tunggu sampai installer PHPTriad menyelesaikan proses instalasi
http://i.imgur.com/iZvkIUc.png 
3. click Close jika proses instalasi berakhir.

Menjalankan PHPTriad


Setelah instalasi selesai, aplikasi web PHP belum bisa jalan juka apache dan database server MySQL masih belum dijalankan. Lakukan langkah dibawah ini :

1. Jalankan Apache dengan memilih menu "Start | All Programs | PHPTriad | Apache Console | Start Apache" di Windows XP, atau pilih "Start | Programs PHPTriad | Apache Console | Start Apache" untuk Windows 98/2000.

 
2. Jalankan juga MySQL, pilih menu "Start | All Programs | PHPTriad | MySQL-D-NT" di Windows XP, atau pilih "Start | Programs | | PHPTriad | MySQL-D-NT" untuk Windows 2000, atau "Start | Programs | | PHPTriad | MySQL-D" untuk Windows 98.

3. Jalankan Browser (seperti Internet Explorer). Dan masukkan alamat URL http://localhost.
 
Menyimpan Web Page

Untuk PHPTriad, semua file harus disimpan di "C:\apache\htdocs" agar bisas diakses oleh browser lewat web server. Misalkan file yang dibuat adalah "contoh.php" maka simpan file tersebut di "C:\apache\htdocs". Ketika mengakses lewat browser maka alamat URLnya adalah :
http://loclahost/contoh.php.

Mencoba Script PHP

Untuk percobaan awal, akan dibuat script yang memunculkan informasi PHP. Jalankan notepad dan ketik kode berikut :

<?php
phpinfo();
?>


Simpan file tersebut di "C:\apache\htdocs" dengan nama test.php dan jalankan di browser dengan nama http://localhost/test.php.

Kamis, 11 Juli 2013

Perintah Masukan 2

3. cin()

Penjelasan :
Fungsi cin() merupakan sebuah objek didalam C++ digunakan untuk memasukkan suatu data. Untuk menggunakan fungsi cin() ini, harus menyertakan file header iostream.h

Contoh-1 :

# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>

main()
{
   float a, b, c;

   clrscr();
   cout<<"Masukan Nilai a :";
   cin>>a;
   cout<<"Masukan Nilai B : ";
   cin>>b;
   c = a + b;
   cout<<"Nilai C : "<<c<<endl;
}

Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :


4. getch()
 
Penjelasan :
Fungsi getch() (get character and echo) dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan tidak akan ditampilkan di layar. File header yang harus disertakan adalah conio.h.

Contoh-1 :

# include <stdio.h>
# include <conio.h>

main()
{
  char kar;

  clrscr();

  printf("Masukan Sebuah Karakter Bebas = ");
  kar = getch();
  printf("\nTadi Anda Memasukkan karakter %c", kar);
  getch();
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :


5. getche ()
 
Penjelasan :
Fungsi getche () dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukkan ditampilkan di layar. File header yang harus disertakan adalah conio.h.

Contoh-1 :

# include <stdio.h>
# include <conio.h>

main()
{
  char kar;
  clrscr();

  printf("Masukan Sebuah Karakter bebas = ");
  kar = getche();
  printf ("\nTadi Anda Memasukkan karakter %c", kar);
  getch ();
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :

Selain itu kedua fungsi ini dapat digunakan untuk menahan agar tidak langsung baik kembali kedalam listing program dan hasil dari program yang di eksekusi langsung dapat dilihat. Karena fugsi getch() merupakan fungsi masukan, jadi sebelum program keluar harus memasukkan satu buah karakter.

Perintah Masukan 1

Penjelasan :
Perintah standar input yang disediakan oleh Borland C++, diantaranya adalah :
  1. scanf()
  2. gets ()
  3. cin()
  4. getch()
  5. getche()
1. scanf()

Penjelasan :
Fungsi scanf() digunakan untuk memasukkan berbagai jenis data. Bentuk Umum dari fungsi ini adalah:

scanf("penentu format", &nama-variabel);


Keterangan :
simbol & merupakan pointer yang digunakan untuk menunjuk kealamat variabel memori yang dituju.

Tipe Data Penentu Format scanf()
Integer%d
Floating Point
Bentuk Desimal%e atau %f
Bentuk Berpangkat%e atau %f
Double Precision%lf
Character%c
String%s
Unsigned Integer%u
Long Integer%ld
Long Unsiged Integer%lu
Unsigned Hexadecimal Integer%x
Unsigned Octal Integer%o

Contoh-1 :

# include <stdio.h>
# include <conio.h>

main()
{
  int a, b, c = 0 ;
  clrscr();
  printf("Masukan Nilai A = "); scanf("%d", &a);
  printf("Masukan Nilai B = "); scanf("%d", &b);

  c = a +b;

  printf("Hasil Penjumlahan = %d",c);
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :


2. gets()
Penjelasan :
Fungsi gets() digunakan untuk memasukkan data string. Bentu Umum dari fungsi ini adalah :

gets(nama-variabel-array);

Perbedaan antara scanf() dengan gets() adalah :

scanf() gets()
Tidak dapat menerima string yang mengandung spasi atau tab dan dianggap sebagai data terpisahDapat menerima string yang mengandung spasi atau tab dan masing-masing dianggap sebagai satu kesatuan data

Contoh-1 :

# include <stdio.h>
# include <conio.h>

main()
{
  char nm1[20];
  char nm2[20];
  clrscr();

  puts("Masukan nama ke -1 = ");
  gets(nm1);
  printf("Masukan nama ke -2 = ");
  scanf("%s", &nm2);

  printf("\n\n");

  puts("Senang Berkenalan Dengan Anda ..");
  puts(nm1);
  printf("Senang Berkenalan Dengan Anda ..%s", nm1);
  puts(nm1);
  printf("\n\n");

  puts("Senang Berkenalan Dengan Anda ..");
  puts(nm2);
  printf("Senang Berkenalan Dengan Anda ..%s", nm2);
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :

Fungsi Manipulator 2

5. setw()

Penjelasan :
setw() merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengatur lebar tampilan dilayar dari suatu nilai variabel. File header yang harus disertakan file header iomanip.h

Bentuk Penulisannya :

setw(int n);

n = merupakan nilai lebar tampilan data, integer.




Contoh-1 :

# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>
# include <iomanip.h>
main()
{
   int a;
   clrscr();
   cout<<"Penggunaan Manipulator setw()"<<"\n\n";
   cout<<"--------------------------------"<<"\n";
   for(a=l;a<=15;a++)
   {
      cout<<setw(a)<<a<<endl;
   }
   cout<<"--------------------------------"<<"\n";
   getche();
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :http://img809.imageshack.us/img809/6488/b3b.png
 
6. setfill()

Penjelasan :
setfill() merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menempilkan suatu karakter yang diletakkan didepan nilai yang diatur oleh fungsi setw(). File header yang harus disertakan file header iomanip.h.

Bentuk Penulisannya :

setfill(character);

Contoh-1 :

//-->penggunaan setfill dan setw()
# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>
# include <iomanip.h>

main()
{
   int a;
   clrscr;

   cout<<"Penggunaan Manipulator setfill()"<<"\n\n";
   cout<<"--------------------------------"<<"\n";
   for(a=1;a<=15;a++
   {
      cout<<setfill('-');
      cout<<setw(a)<<a<<endl;
   }
      getche();
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :http://i.imgur.com/4t2hZpj.png

7. setprecision()

Penjelasan :
Setprecision() merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengatur jumlah digit desimal yang ingin ditampilkan. File header yang harus disertakan file header iomanip.h

Contoh-1 :
# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>
# include <iomanip.h>

void main()
{
  float a, b, c;
  a = 25.77;
  b = 23.45;
  clrscr();
  c = a * b;
  cout<<setiosflags(ios::fixed);
  cout<<setprecision(1)<<c<<endl;
  cout<<setprecision(2)<<c<<endl;
  cout<<setprecision(3)<<c<<endl;
  cout<<setprecision(4)<<c<<endl;
  cout<<setprecision(5)<<c<<endl;
  getch();
}

Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :

8. setiosflags()

Penjelasan :
Fungsi setiosflags() merupakan suatu fungsi menipulator yang digunakan untuk mengatur sejumlah format keluaran data. Fungsi ini biasa pada fungsi cout(), file header yang harus disertakan file header iomanip.h. Ada beberapa format keluaran untuk fungsi setiosflags(), antara lain.

1. Tanda Format Perataan Kiri dan Kanan

Penjelasan :
Terdapat dua buah tanda format yang digunakan untuk perataan kiri dan kanan, pengaturan terhadap lebar variabel ntuk perataan kiri dan kanan ini melalui fungsi setw().
- ios::left    : digunakan untuk mengatur perataan sebelah kiri
- ios::right  : digunakan untuk mengatir perataan sebelah kanan

Contoh-1 :

//tanda format ios::left dan ios::right
# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>
# include <iomanip.h>
main ()
{
   int a = 75, b = 56;
   clrscr();
   cout<<"Penggunaan ios::left dan ios::right\n\n";
   cout<<"Rata Sebelah Kiri  = ";
   cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(10)<<a;
   cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(10)<<b;
   cout<<endl;
   cout<<"Rata Sebelah Kanan  = ";
   cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(10)<<a;
   cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(10)<<b;
   getche()
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :

2. Tanda Format Keluaran Notasi Konversi

Penjelasan :
Tanda format yang digunakan untuk keluaran Notasi, yaitu :
- ios:scientific  : digunakan untuk mengatur keluaran dalam bentuk notasi eksponensial.
- ios::fixed       : digunakan untuk mengatur keluaran dalam bentuk notasi desimal.

Contoh-1 :

//tanda format ios::scientific dan ios::fixed
# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>
# include <iomanip.h>
main()
{
   clrscr();
   cout<<"Penggunaan ios::scientific dan ios::fixed\n";
   cout<<"\nHasil ios::scientific dari 75.45 adalah ";
   cout<<setiosflags(ios::scientific)<<65.45<<endl;
   cout<<"Hasil ios::fixed dari 56.65 adalah ";
   cout<<setiosflags(ios::fixed)<<56.65;
   getche();
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :


3. Tanda Format Konversi Dec, Oct dan Hex

Penjelasan :
Terdapat tiga macam tanda format yang digunakan untuk konversi keluaran dalam basis Decimal, Octal dan Hexadecimal, yaitu :
- ios::dec  : digunakan untuk mengatur keluaran dalam konversi basis desimal
- ios::oct   : digunakan untuk mengatur keluaran dalam konversi basis octal
- ios::hex  : digunakan untuk mengatur keluaran dalam konversi basis hexadecimal

Contoh-1 :

//tanda format ios::dec, ios::oct, ios::hex

# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>
# include <iomanip.h>

main()
{
   clrscr();
   cout<<"\n\n";
   cout<<"Bilangan Decimal dar 75    = ";
   cout<<setiosflags(ios::Dec)<<75<<endl;
   cout<<"Bilangan Octal  dari 10    = ";
   cout<<setiosflags(ios::oct)<<10<<endl;
   cout<<"Bilangan Hecadecimal dari 15    = ";
   cout<<setiosflags(ios::hex)<<15<<endl;
   getche();
}

Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :

4. Tanda Format Manipulasi Huruf Hexadecimal

Penjelasan :
Untuk keperluan memanipulasi atau mengubah huruf pada notasi hexadecimal dengan menggunakan tanda format :
- ios::uppercase : digunakan untuk mengubah huruf pada notasi huruf hexadecimal

Contoh-1 :

//tanda format ios::uppercase

# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>
# include <iomanip.h>
main()
{
   int a;
   clrscr();
   cout<<"Penggunaan ios::uppercase\n";
   cout<<"-------------------------\n";
   cout<<"Tanpa         Dengan   \n";
   cout<<"Konversi   Konversi \n";
   cout<<"-------------------------\n";
   for (a=1; a<=15; a++)
      cout<<hex<<a<<endl;




   for (a=1; a<=15; a++)
   {
      gotoxy(15,a+5);
      cout<<setiosflags(ios::uppercase)<<hex<<a<<endl;
   } getche();
}


Output yang akan dihasilkan dari program contoh-1 diatas adalah :

5. Tanda Format Keluaran Dasar Bilangan Hexadecimal dan Octal

Penjelasan :
Untuk keperluan menampilkan dasar bilangan Hexadecimal dan Octal dengan menggunakan tanda format :
- ios::showbase : digunakan untuk menampilkan tanda 0x (nol-x) diawal pada tampilan bilangan hexadecimal dan 0 (nonl) diawal pada tampilan bilangan decimal.

Contoh-1 :

//tanda format ios::showbase

# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>
# include <iomanip.h>

main()
{
   int a;
   clrscr();
   cout<<"Penggunaan ios::showbase\n";
   cout<<"----------------------------\n";
   cout<<"Decimal  Hexadecimal  Octal \n";
   cout<<-----------------------------\n";

   cout<<setiosflags(ios::showbase);
  
   for (a=1; a<=15; a++)
   {
      gotoxy(4, a+5);
      cout<<dec<<a<<endl;
   }
   for (a=1; a<=15; a++)
   }
      gotoxy(15,a+5);
      cout<<hex<<a<<endl;
   }
   for (a=1; a<=15; a++)
   }
      gotoxy(25,a+5);
      cout<<oct<<a<<endl;
   }
   cout<<"----------------------------\n";
   getche();
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :

6. Tanda Format Menampilkan Titik Desimal

Penjelasan :

Untuk keperluan menampilkan titik desimal dengan menggunakan tanda format :
-ios::showpoint  : digunakan untuk menampilkan titik desimal pada bilangan yang tidak mempunyai titik desimal pada tipe data float atau double.

Contoh-1 :


//tanda format ios::showpoint
# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>
# include <iomanip.h>
main()
{
   double a = 78;
   clrscr();
  
   //-> tanpa tanda format ios::showpoint
   cout<<"Tanpa tanda format ios::showpoint"<<endl;
   cout<<"Variabel a = "<<a<<"\n\n";
 
   //-> dengan tanda format ios:showpoint
   cout<<"Dengan tanda format ios::showpoint"<<endl;
   cout<<setiosflags(ios::showpoint);
   cout<<"Variabel a = "<<a<<endl;
   getce();
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :

7. Tanda Format Menampilkan Simbol Plus (+)


Penjelasan :
Untuk keperluan menampilkan simbol Plus (+) pada bilangan genap dengan menggunakan tanda fomat :
- ios::showpos  : digunakan untuk menampilkan simbol plus (+) pada variabel yang memiliki nilai bilangan positif.

Contoh-1 :

//tanda format ios::showpos
# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>
# include <iomanip.h>
main()
{
   int a = 8, b = -9;
   clrscr();

   cout<<"Tanpa Menggunakan ios::showpos"<<"\n\n";
   cout<<"Nilai a = "<<a<<" Nilai b = "<<b<<endl;
   cout<<"\n\n";
   cout<<setiosflags(ios::showpos);
   cout<<"Dengan Menggunakan ios::showpos"<<"\n\n";
   cout<<Nilai a = "<<a<<" Nilai b = "<<b<<endl;
   getche();
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :

Fungsi Manipulator 1

Penjelasan :
Manipulator pada umumnya digunakan untuk mengatur tampilan layar, untuk menggunakan manipulator ini file header yang harus disertakan file header iomanip.h. Ada beberapa fungsi manipulator yang disediakan oleh Borland C++, antara lain.

  1. endl
  2. ends
  3. dec(), oct() & hex()
  4. setbase()
  5. setw()
  6. setfill()
  7. setprecision()
  8. setiosflags()
Berikut akan dibahas beberapa fungsi manipulator, diantaranya :

1. endl

Penjelasan :
endl merupakan suatu fungsi menipulator yang digunakan untuk menyisipkan karakter NewLine atau mengatur pindah baris. Fungsi ini sangat berguna untuk piranti keluaran berupa file di disk. File header yang harus disertakan file header iostream.h

Contoh-1 :

# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>
main()
{
   float a, b, c;
  
   a=7.5; b=8.4; c=0
   clrscr();
   cout<<"Masukan Nilai A : "<<a<<endl;
   cout<<"Masukan Nilai B : "<<b<<endl;
   c = a + b;
   cout<<"Masukan Nilai C : "<<c<<endl;
   getch();
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :http://i.imgur.com/2h7vl3Y.png

2. ends 

Penjelasan :
ends merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menambah karakter null (nilai ASCII NOL) kederetaan suatu karakter. Fungsi ini akan berguna untuk mengirim sejumlah karakter ke file di disk atau modem dan mengakhirinya dengan karakter NULL. File header yang harus disertakan file header iostream.h

Contoh-1 :

# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>

main()
{
  int a, b, c, d;
  clrscr();
  a = 6;
  b = 5;
  c = a % b;
  d = a * b;

  cout<<"Hasil dari C = A % B adalah "<<c<<ends;
  cout<<"Hasil dari D = A * B adalah "<<d<<ends;

  getch();
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :


3. dec, oct & hex
Penjelasan :
dec, oct, dan hex merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk konversi data dalam bentuk desimal, oktal dan hexadesimal. File header yang harus disertakan file header iomanip.h

Contoh-1 :
# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>
# include <iomanip.h>

void main()
{
  int nilai = 10;
  clrscr();
  cout<<"Nilai = "<<nilai<<endl;
  cout<<"Nilai ke Octal = "<<oct<<nilai<<endl;
  cout<<"Nilai ke Hexadesimal = "<hex<<nilai<<endl;
  cout<<"Nilai ke Desimal = "<<dec<<nilai<endl;

  getch();
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :


4. setbase()

Penjelasan :
setbase() merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk konversi bilangan Octal, Decimal dan Hexadecimal. File header yang harus disertakan file header iomanip.h.

Bentuk Penulisan :

setbase(base bilangan);

Base bilangan merupakan base dari masing-masing bilangan, yaitu :
Octal = basis 8
Decimal = basis 10


Contoh-1 :
{
   int a = 250;
   clrscr();

   cout<<"Penggunan Manipulator setbase()"<<"\n\n";
   cout<<"Decimal   Octal     Hexadecimal"<<endl;
   cout<<"----------------------------"<<"\n";
   for(a=250;a<=260;a++)
   {
      cout<<setbase(10)<<a<<"        ";
      cout<<setbase(8)<<a<<"        ";
      cout<<setbase(16)<<a<<endl;
   }

   getche();
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :http://i.imgur.com/3Y2P7Vt.png

Perintah Keluaran 2

2.  puts()

Penjelasan :

Perintah puts() sebenarnya sama dengan printf(), yaitu digunakan untuk mencetak string ke layar. puts() berasal dari kata PUT STRING.

Perbedaan antara printf() dengan puts() adalah

1. printf() : Harus menentukan tipe data untuk data string, yaitu %s
    puts()   : Tidak perlu penentu tipe data string, karena fungsi ini khusus untuk tipe data string
2. printf() : Untuk mencetak pinda baris, memerlukan notasi '\n'
    puts()   : Untuk mencetak pindah baris tidak perlu notasi '\n', karena sudah dibeikan secara otomatis

Contoh-1 :

#include <studio.h>
#include <conio.h>
main()
{
  char a[4] = "BSI";
  clrscr();
  puts("Saya Kuliah di. ");
}




Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :
 
 
4. putchar()

Penjelasan : 
Perintah putchar() digunakan untuk menampilkan sebuah karakter ke layar. Penampilan karakter tidak diakhiri dengan pindah baris.

Contoh-1 :

#include <stdio.h>
#include <conio.h>

main()
{
  clrscr();
  putchar('B');
  putchar('S');
  putchar('I');
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :


5. cout()

Penjelasan :
Funsi cout() merupakan sebuah objek didalam C++ digunakan untuk menampilkan satu data kelayar. Untuk menggunakan fungsi cout() ini, harus menyertakan file header iostream.h

Contoh-1 :

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

main()
{
   float a, b, c;
   a=7.5; b=8.4; c=0;
   clrscr();
   cout<<"Masukan Nilai A : "<<a;
   cout<<"Masukan Nilai B : "<<b;
   c = a + b;
   cout<<"Masukan Nilai C : "<<c;
   getch();
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :

Selasa, 09 Juli 2013

Perintah Keluaran 1

Perintah standar output yang disediakan oleh Borland C++, diantaranya adalah:
  1. printf()
  2. puts()
  3. putchar()
  4. cout()
1. printf()

Penjelasan :
fungsi printf() merupakan fungsi keluaran yang paling umum digunakan untuk menampilakan informasi kelayar

Bentuk Penulisannya

printf("string-kontrol", argumen-1, argumen-2, ...);

String-Kontrol dapat berupa keterangan yang akan ditampilkan pada layar beserta penentu format. Penentu format dipakai untuk memberi tahu kompiler mengenai jenis data yang dipakai dan akan ditampilkan.

Argumen ini dapat berupa variabel, konstanta dan ungkapan.

Tipe Data Penentu Format Untuk printf()
Integer%d
Floating Point
Bentuk Desimal%f
Bentuk Berpangkat%e
Bentuk Desimal dan Pangkat%g
Double Precision%g
Character%c
String%s
Unsigned Integer%u
Long Integer%ld
Long Unsiged Integer%lu
Unsigned Hexadecimal Integer%x
Unsigned Octal Integer%o

Contoh-1 :

#include <stdio.h>
#include <conio.h>

main()
{
  int a = 7;
  char b = 'G';
  clrscr();

  printf("%c Merupakan Abjad Yang Ke - %d", b, a);
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah 










a. Penggunaan Penentu Lebar Field

Penjelasan :
Bila ingin mencetak atau menampilakan data yang bertipe data float atau pecahan, tampilan yang tampak biasanya kurang bagus. Hal tersebut dapat diatur lebar filed-nya dan jumlah desimal yang ingin dicetak. Berikut bentuk penulisannya:
http://i.imgur.com/XCYl8nE.png

Contoh-2 :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

main()
{
  float a = 7.50, b = 243.21;
  clrscr();
  printf("Bilangan A = %f \n", a);
  printf("Bilangan B = %f", b);
}


Output yang akan dihasilkan, jika tidak menggunakan panentu lebar field adalah

Contoh-3 :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
  float a = 7.50, b = 243.21;
  clrscr();
  printf("Bilangan A = %4.lf \n", a);
  printf("Bilangan B = %4.lf", b);
}

Output yang akan dihasilkan, jika menggunakan panentu lebar field adalah




b. Penggunaan Escape Sequences

Penjelasan :
Escape Sequences merupakan suatu karakter khusus yang mengunakan notasi "\" (back slash) jika karakter terdapat notasi "\" ini sebagai karakter "escape" (menghindar).
Beberapa Escape Sequences lainnya antara lain :

Escape Sequence Pengertian
\bBackspace
\fFormfeed (Pindah Halaman)
\nNewLine (Baris Baru)
\rCarriage Return
\tTab (default - 7 karakter)
\'Tanda kutip tunggal (')
\"Tanda kutip ganda (")
\\Backslash
\xaakode ASCII dalam hexadecimal. (aa menunjukkan angka ASCII ybs
\aaakode ASCII dalam octal. (aaa menunjukkan angka ASCII)

Contoh-4 :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
  float a = 7.50, b = 43.21, c = 3.21;
  float d = 17.50, e = 47,41, f = 3.1;
  clrscr();
  printf("%8.2f\t %8.2f\t %8.2f ", a, b, c);
  printf("\n%8.2f\t%8.2f\t%8.2f ", d, e, f);
}


Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-4 diatas adalah :

Deklarasi Variabel

Penjelasan : 
Adalah proses memperkenalkan variabel kepada Borland C++ dan pendeklarasian tersebut bersifat mutlak karena jika tidak diperkenalkan terlebih dulu maka Borland C++ tidak menerima variabel tersebut. Deklarasi Variabel ini meliputi tipe variabel, seperti : integer atau character dan nama variabel itu sendiri. Setiap kali pendeklarasian variabel harus diakhiri oleh tanda titik koma (;).

Tipe Variabel                 Simbol Deklarasi

Integer                             Int
Floating Point                   float
Double Precision              double
Karakter                          char
Unsigned Integer              unsigned int
Unsigned Character          unsigned char
Long Integer                     long int
Unsigned Long Integer      unsigned long int

Bentuk Penulisannya

Tipe data nama variabel;

Contoh Deklarasi

char nama_mahasiswa;
char grade;
float rata_rata;
int nilai;

Sabtu, 06 Juli 2013

Kamus Binary Code

Ni buat agan-agan yang suka buat pesen-pesen rahasia, sekalian pake kode binary aja biar greget.. :v :v
langsung aja saya kasih..


Huruf Besar
A   01000001
B   01000010
C   01000011
D   01000100
E   01000101
F   01000110
G   01000111
H   01001000
I    01001001
J    01001010
K   01001011
L    01001100
M   01001101
N   01001110
O   01001111
P    01010000
Q   01010001
R   01010010
S   01010011
T   01010100
U   01010101
V   01010110
W   01010111
X   01011000
Y   01011001
Z   01011010


Huruf Kecil
a   01100001
b   01100010
c   01100011
d   01100100
e   01100101
f   01100110
g   01100111
h   01101000
i   01101001
j   01101010
k   01101011
l   01101100
m   01101101
n   01101110
o   01101111
p   01110000
q   01110001
r   01110010
s   01110011
t   01110100
u   01110101
v   01110110
w   01110111
x   01111000
y   01111001
z   01111010

Kamis, 04 Juli 2013

Kode Etik Programmer

Programmer adalah orang yang bekerja membuat atau merancang sebuah system untuk membantu memudahkan pekerjaan manusia yang menggunakan media Komputer. Sekarang ini banyak sekali Programmer-programmer baik freelance maupun yang tidak berlomba membuat sebuah system yang bisa dibilang canggih dan bermanfaat bagi manusia. Benarkah seorang programmer kebal akan hukum apabila melanggar kode Etik programmer ?

Programmer adalah individu yang bertugas dalam hal rincian implementasi, pengemasan, dan modifikasi algoritma serta struktur data, dituliskan dalam sebuah bahasa pemrograman tertentu. Berikut ini adalah beberapa kode etik yang disadur berdasarkan kode etik yang kini digunakan oleh perkumpulan programmer internasional yang berlaku saat ini :

1. Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware
2. Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan sengaja
3. Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat
4. Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali membeli atau telah meminta izin.
5. Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa izin.
6. Etika profesi yang berlaku bagi programmer di Indonesia. Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
7. Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapatkan izin.
8. Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keuntungan dalam menaikkan status.
9. Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan
10. Tidak boleh mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
11. Tidak boleh mempermalukan profesinya.
12. Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.
13. Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug.
14. Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer.

Adakah sanksi atau hukuman yang debirkan kepada seorang Programmer bila melanggar sanksi tersebut ? Mungkin sebagian orang menganggap bahwa pekerjaan Programmer adalah pekerjaan yang baik-baik saja. Tentu tidak, ada sebagian Programmer justru menggunakan kemampuannya untuk melakukan tindak kejahatan dan merugikan orang lain.
Adapun beberapa pelanggaran yang umum dan sering terjadi adalah sebagai berikut :

Pelanggaran Copyright
Pelanggatan ini merupakan pelanggaran dimana seorang programmer menggunakan ulang kode dengan hak cipta orang lain atau perusahaan lain dan menjua atau mengkomersilkan kembali kode tersebut dengan mengatas namakan hak cipta programmer tersebut. Untuk pelanggaran ini seorang programmer bisa diberikan sanksi berupa sanksi Hukm baik hukum pidana atau pun hukum perdata.
Pembuatan Virus Komputer
Pelanggaran ini merupakan pelanggaran dimana seorang programmer dengan sengaja membuat sebuah Program Virus, dan menyebarkannya ke semua komputer di dunia melalui jaringan internet. Untuk kasus ini bisa dibilang cukup sulit, dikarenakan banyak programmer pembuat virus tersebut menginisialkan nama aslinya sehingga sulit untuk melacak keberadaannya. Untuk pelanggaran ini, bisa diberikan sanksi berupa sanksi Hukum bila programmer tersebut terbukti dan tertangkap membuat program virus tersebut.

Pembuatan Software Cracking
Untuk pelanggaran yang satu ini merupakan pelanggaran dimana seorang programmer membuat sebuah Aplikasi yang memungkinkan menjadikan Software berbayar menjadi Free alias Gratis. Untuk pelanggaran ini, bisa diberikan sanksi berupa sanksi Hukum karena melanggar hak cipta dari pengembang software asli.

Hacking
Merupakan pelanggaran yang cukup banyak ditemui sekarang ini. Banyak sekali website-website yang terkena hacking oleh para hacker-hacker dunia. Dan tidak hanya merubah tampilan halaman sebuah website saja, kadang juga beberapa hacker ada yang membuat Server dari hosting website tersebut Down alias Hank dan tidak bisa beroperasi selama beberapa jam atau menit. Untuk pelanggaran tersebut belum ada sanksi yang jelas, dan sedikit sulit untuk menangkap tersangka Hacker tersebut karena menggunakan nama inisial. Untuk di Indonesia sudah ada UU yang menangani masalah tersebut yaitu UU ITE.

Carding
Pelanggaran ini merupakan pelanggaran seorang programmer dimana programmer tersebut mengumpulkan data Kartu Kredit atau Akun Bank dari seseorang dan kemudia disalahgunakan dengan memindahkan sejumlah uang atau menggunakan uang hasil pengumpulan data tersebut. Untuk pelanggaran ini bisa dikenakan Sanksi Hukum dan masuk kedalam kategori Hukum Pidana maupun Perdata bila pelaku tertangkap dan terdapat bukti yang menguatkan.

Sekilas Perkembangan dan Penjelasan Tentang Bahasa C

Bahasa C merupakan pengembangan dari bahasa B yang ditulis oleh Ke Thompson pada tahun 1970. Bahasa C untuk pertama kali ditulis oleh Brian w. Kemighan dan Denies M. Ricthle pada tahun 1972. Bahasa C, pada awalnya dioperasikan diatas sistem operasi UNIX. Bahasa C adalah merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah yaitu diantara bahasa tingkat rendah dan tingkat tinggi yang biasa disebut dengan Bahasa Tingkat Tinggi dengan Perintah Assambly. Bahasa C mempunyai banyak kemampuan yang sering digunakan diantaranya kemampuan untuk membuat perangkat lunak, misalnya dBASE, Word Star dan lain-lain.

Sedangkan C++ sendiri adalah bahasa pemrograman komputer yang di buat oleh (Bjarne Stroustrup) merupakan perkembangan dari bahasa C dikembangkan di Bell Labs (Dennis Ritchie) pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu BCL, pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa pemrograman C menajdi versi dominan, meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded, Bjarne Stroustrup pada Bel labs pertama kali mengembagkan C++ pada awal 1980-an. Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding), Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).

Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam su-submasalah yang lebih kecil, Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.


Selasa, 25 Juni 2013

Pengertian PHP

PHP : Hypertext Preprocessor adalah bahasa script yang dapat ditnamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.

Sejarah PHP
Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdof pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.

Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrograman yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP. Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.

Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing. Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi. Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.


Pengertian dan Sejarah HTML

HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajahan web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan kata lain, berkas yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan dalam format ASCII normal sehingga menjadi perintah HTML. Bermula dari sebuah bahasa yang digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup Language), HMTL adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisilan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML dibuat oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-lee Robert ketika mereka bekerja di CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa).

Sejarah

Perkembangan
Tahun 1980, IBM memikirkan pembuatan suatu dokumen yang akan mengenali setiap elemen dari dokumen dengan suatu tanda tertentu. IBM kemudian mengembangkan suatu jenis bahasa yang menggabungkan teks dengan perintah-perintah pemformatan dokumen. Bahasa ini dinamakan Markup Language, sebuah bahasa yang menggunakan tanda-tanda sebagai basisnya. IBM menamakan sistemnya ini sebagai Generalized Markup Language atau GML.

Tahun 1986, ISO menyatakan bahwa IBM memiliki suatu konsep tentang dokumen yang sangat baik, dan kemudian  mengeluarkan suatu publikasi (ISO 8879) yang menyatakan markup language sebagai standar untuk pembuatan dokumen-dokumen. ISO membuat bahasa ini dari GML milik IBM, tetapi memberinya nama lain, yaitu SGML (Standard Generalized Markup Language). ISO dalam publikasinya meyakini bahwa SGML akan sangat berguna untuk pemrosesan informasi teks dan sistem-sistem perkantoran. Tetapi diluar perkiraan ISO, SGML dan terutama subset dari SGML, yaitu HTML juga berguna untuk menjelajahi internet. Khususnya bagi mereka yang menggunakan World Wide Web. Versi terakhir dari HTML saat ini adalah HTML5.

Sejarah dari standar HTML
- HTML 2.0 : disetujui sebagai standar 22 September 1995
- HTML 3.2 : 14 Januari 1996
- HTML 4.0 : 18 Desember 1997
- HTML 4.01 : 24 Desember 1999
- ISO/IEC 15445:2000 : 15 Mei 2000
- HTML 5 : Januari 2008

Postingan Lama Beranda